BRMP Jambi Ikuti Akselerasi Capaian Target Program Swasembada Pangan di Sarolangun
SAROLANGUN - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi kembali melakukan koordinasi teknis dengan seluruh koordinator wilayah BPP Kecamatan Kabupaten Sarolangun serta Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun pada akhir Juli 2025. Koordinasi dilakukan oleh Siti Aminah, S.ST selaku Anggota Tim Program Swasembada Pangan di kabupaten Sarolangun (28/07).
Kegiatan diawali dengan kata sambutan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Ir. Dedy Hendry, M.Si, yang menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap program ketahanan pangan dan berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas padi di wilayah Sarolangun.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun, yang menyampaikan pentingnya pendampingan di lapangan dan penguatan koordinasi antar-BPP dalam menghadapi tantangan pertanian, khususnya kekeringan pada musim tanam ini. Selama kegiatan pendampingan, ditemukan kendala utama berupa kekeringan pada lahan demplot padi yang berpotensi menurunkan produktivitas. Petani melakukan penyiraman manual, namun masih diperlukan sarana pengairan tambahan untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang lebih luas.
Selain itu, dalam forum koordinasi dengan seluruh koordinator wilayah BPP Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun, disampaikan bahwa kekeringan juga terjadi di lahan persawahan masing-masing wilayah. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi mitigasi terpadu agar produksi padi tetap terjaga di seluruh kabupaten. Hasil kegiatan pengumpulan dan validasi data ini akan menjadi bahan laporan resmi untuk mendukung monitoring realisasi tanam program strategis dan sebagai dasar untuk pendampingan lanjutan, khususnya terkait penanganan kekeringan.
Dengan sebagai tindak lanjut kegiatan pendampingan, akan dilaksanakan koordinasi teknis dengan seluruh koordinator wilayah BPP Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun pada awal Agustus 2025 yang akan dilaksanakan Rakor serta Bimtek kembali di Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun. Koordinasi ini bertujuan untuk:
1. Membahas kondisi pertanaman padi dan dampak kekeringan di lapangan.
2. Menyusun langkah mitigasi dan penanganan kekeringan agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.
3. Menentukan strategi pendampingan lanjutan untuk mendukung keberhasilan Program Strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Sarolangun.